"SAUDARA ATAU KAWAN SEJATI, SEHIDUP SEMATI"
“Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Perumpamaan anak Adam dengan harta dan amalnya adalah seperti seseorang yang mempunyai saudara, salah seorang berkatanya: “Aku bersama selama kamu hidup, jika kamu mat maka kamu bukan dariku dan aku bukan darimu, maka itulah hartanya, sedangkan yang lain berkata: “Aku bersamamu, jika kamu sampai ke kuburanmu, maka kamu bukan dariku dan aku bukan darimu, maka itulah anaknya, dan yang lain (yang ketiga) berkata: “Aku bersamamu baik engkau dalam keadaan hidup atau mati, maka itulah amalnya.” HR. Al Baihaqi Syu’abul Iman. 13/85.

Sabtu, 18 Oktober 2014

1 MENIT UNTUK SURGA



#‎INSPIRASIQU‬
1 MENIT UNTUK SURGA
Syaikh Khalid 'Isa Al-Hakami di sela-sela Daurah Syar'iyyah di Pesantren Arrahman siang kemaren selepas shalat jum'at berjama'ah, kembali memberi taushiah terbaik kepada segenap para mahasantri seputar Fadhilah Shalawat.
Rasulullah SAW pernah bersabda: Barangsiapa yang bershalawat 10 kali di pagi hari dan 10 kali di sore hari maka ia akan mendapatkan Syafa'at Rasulullah di Akhirat kelak. (Al-Hadits)
Dalam hadits yg lain beliau tambahkan, bahwa: Orang yang paling dekat di sisi Rasulullah SAW di Akhirat kelak adalah orang yang paling banyak bershalawat kepada beliau SAW.
Imam Asy-Syathiri yang masih termasuk keluarga Asy-Syaikh pernah bercerita langsung kepada Syaikh Khalid:
Suatu ketika datanglah seorang pemuda kepadaku, yang menderita sakit di mata, hingga menyebabkan bengkak, ia meminta doa atau amalan dari Imam Asy-Syathiri,
Lalu sang Imam pun menyuruhnya utk bershalawat kepada Rasulullah SAW.
Maka dengan izin Allah sembuhlah penyakitnya.
Maa Syaa Allah...
Sungguh besar pahala bershalawat, bukankah amalan ini tak lebih dari 1 menit tuk diamalkan?
Allaahumma Shalli 'Alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad 10 X.

Cara mudah, cepat, dan tepat meraih surga. 
Kedua telapak kaki seorang hamba tidak akan bergeser dari tempatnya pada kiamat kelak sehingga ia ditanya tentang,
-umurnya untuk apa ia habiskan, 
-ilmunya untuk apa ia pergunakan, 
-hartanya dari mana ia mendapatkan dan untuk apa ia beIanjakan, dan 
-badannya untuk apa ia pergunakan.''(Hadits Shahih Riwayat At-Tirmidzi) 
Kesuksesan seorang hamba di dunia dan akhirat sangat tergantung kepada kepandaiannya dalam mengefektifkan dan mengoptimalkan usianya. 
Semakin cerdas ia menggunakan usianya dalam kebaikan, semakin besar pula harapannya untuk meraih surga. Sebaliknya, semakin banyak waktunya terbuang untuk hal-hal mubah yang melalaikan -terlebih bila dimanfaatkan untuk hal-hal yang dimakruhkan dan diharamkan-maka, 
Semakin dekat ia dengan golongan sengsara di hari kiamat. Umur manusia sangatlah terbatas. Sementara kewajiban yang harus dilakukan sangatlah banyak. Hal ini menuntut setiap orang untuk berfikir cerdas memanfaatkan detik-detik usianya dalam rangka menjalankan kewajiban yang telah ditetapkan di pundaknya. 
Setiap orang harus waspada, jangan sampai umurnya banyak terbuang sia-sia untuk hal-hal yang tidak bernilai pahala. Allah yang Maha Pemurah memberikan banyak cara untuk beramal. Satu hal yang perlu diketahui bahwa, terdapat cara-cara yang praktis, mudah, dan ringan namun dapat menghasilkan banyak pahala. 
Bila kita ingin selamat dari adzab neraka atau merasakan nikmatnya surga hanya dengan beramal beberapa menit, atau bila kita ingin pahala banyak dalam waktu singkat, Lakukan Banyak Bersholawat, Berdzikir kpd Alloh SWT, melakukan Amalan walaopun Sekecil biji Zharah .
Selamat meraih surga dengan satu menit!!!!!!!!
Allohu Akbar !!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar